Senin, 30 Maret 2015

Manajer dan Tugas Manajer

BAB I:Manajemen dan Tugas Manajer
Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerja bersama dalam suatu cara yang terstruktur dan terkoordinasi untuk mencapai serangkaian tujuan. Tujuan dibentuk organisasi, di antaranya:
1.    Laba = Starbucks Corporation
2.    Penemuan pengetahuan (Lowa State University)
3.    Pertahanan nasional (US Army)
4.    Koordinasi dari badan amal local (United Way of America)
5.    Kepuasan social = suatu perkumpulan persaudaraan
Dari berbagai tujuan tersebut, tiap-tiap organisasi bergerak sesuai bidang dan tujuannya sehingga aspek kesehatan, pendidikan, perdagangan, dan sebagainya bisa terealisasi dengan baik.
A.   Pengantar Manajemen
-          Unsur-unsur organisasi meliputi 4 sumber daya, yaitu manusia, finansial, fisik, dan informasi.
-          Manusia termasuk bakat manajerial dan tenaga kerja. Finansial adalah modal yang digunakan oleh organisasi untuk mendanai baik operasi yang berjalan ataupun jangka panjang. SD Fisik meliputi bahan2 mentah, fasilitas kantor dan produksi, dan peralatan. SD Informasi adalah data-data yang digunakan untuk membuat keputusan yang efektif.

Manajer combining 4 SD tersebut
Kesimpulan: manajemen adalah suatu rangkaian aktivitas (termasuk perencanaan dan pengambilan keputusan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengadilan) yang diarahkan pada sumber-sumber daya organisasi (manusia, financial, fisik, dan informasi) untuk mencapai tujuan organisasi dengan cara yang efektif dan efisien.
EFISIEN   : menggunakan sumber-sumber daya secara bijaksana dan dengan cara yang hemat biaya.
EFEKTIF    : Membuat keputusan yang tepat dan mengimplementasikannya dengan sukses.
MANAJER : Seseorang yang tanggung jawab utamanya adalah melaksanakan proses manajemen.
B.   Proses Manajemen
a.    Perencanaan dan pengambilan keputusan
b.    Pengorganisasian
c.    Pengendalian
d.    Kepemimpinan
C.   Jenis Manajer
1.    Mengelola pada tingkat yang berbeda dalam organisasi
a.    Manajer puncak/ top manager
Kelompok kecil eksekutif yang mengelola keseluruhan organisasi. Contoh: presiden, wakil presiden, dan CEO. Tugas seorang manajer puncak adalah menciptakan tujuan organisasi, strateginya, dan kebijakan yang akan dilakukan. Berbagai keputusan ditetapkan oleh mereka untuk menciptakan konsep baru sampai merelakan waktu, pikiran, dan tenaga mereka.
b.    Manajer menengah / middle manager
Kelompok manajer yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan manajer puncak. Selain itu, mereka bertugas mengevaluasi dan mengoordinasikan aktivitas yang dilakukan manajer yang lebih rendah.
Umumnya, kelompok ini meliputi kepala divisi, manajer operasional, dan manajer pabrik.
c.    Manajer lini pertama / first-line manager
Manajer operasional dan manajer pabrik mempunyai karyawan. Tugas manajer ini mengawasi dan mengoordinasikan aktivitas para karyawannya.
Jabatan yang disandang di antaranya: penyelia, coordinator, dan manajer kantor
2.    Mengelola pada bidang yang berbeda dalam organisasi
Terlepas dari tingkatan mereka, manajer dapat bekerja pada berbagai bidang dalam suatu organisasi. Pada suatu perusahaan tertentu, sebagai contoh, bidang manajemen (areas of management) dapat mencakup pemasaran, keuangan, operasional, sumber daya manusia, administrasi dan bidang lainnya.
a.    Manajer pemasaran ~ Bekerja di bidang yang berhubungan dengan fungsi pemasaran.   Berusaha mendapatkan konsumen dank lien untuk membeli produk dan jasa organisasi.
b.    Manajer keuangan ~ Berurusan terutama dengan sumber daya keuangan suatu organisasi. Mereka bertanggung jawab untuk aktifitas – aktifitas seperti akutansi, manajemen kas, dan investasi.
c.    Manajer Operasional ~ Berurusan dengan penciptaan dan pengelolaan system yang menciptakan produk dan jasa perusahaan. Tanggung jawab utama dari manajer operasional termasuk pengendalian produksi, pengendalian persediaan, pengendalian kualitas, tata letak pabrik, dan pemilihan lokasi.
d.    Manajer Sumber Daya Manusia ~ Bertanggung jawab untuk menerima dan mengembangkan pegawai. Mereka biasanya menangani perencanaan sumber daya manusia, penerimaan dan pemlihan karyawan, pelatihan dan pengembangan, perancangan system kompensasi dan tunjangan, merumuskan system penilaian kinerja, dan dan mengeluarkan pegawai yang tidak bekerja dengan baik atau pegawai yang bermasalah.
e.    Manajer Administrasi ~ manajer umum tidak berkaitan dengan keterampilan manajemen tertentu. Cenderung bersifat umum; mereka lebih akrab dengan semua bidang manajemen dari pada berspesialisasi dalam satu bidang.
f.    Jenis manajer lainnya ~ Manajer penelitian dan pengembangan mengkoordinasikan aktifitas –aktifitas para peneliti dan insinyur yang bekerja dalam suatu proyek pengetahuan pada organisasi seperti Monsanto Company, NASA dan merek dan CO.
D. Peran dan Keahlian manajerial dasar
Ø  Peran Manajerial
Peran – peran ini dapat dibagi dalam 3 katagori dasar : Interpersonal, pembawa informasi (informational) dan pengambil keputusan (Decisional).
Pertama, peran interpersonal. Pada peran ini terdapat 3 fungsi, yaitu kepala figur, pemimpin/leader, dan penghubung/liaisom yang semuanya melibatkan hubungan dengan orang lain.
Kedua, peran pemberi informasi. Pada peran ini terdapat 3 fungsi, yaitu pengawas/ monitor, penyebar/ disseminator, dan juru bicara/ spokesperson yang semuanya melibatkan pemrosesan informasi.
Ketiga, peran pengambil keputusan. Setelah informasi diterima, pengambil keputusan mempunyai 4 fungsi, yaitu sebagai wirausahawan, penengah keributan, pengalokasi sumber, dan perunding dalam mengambil keputusan.
Ø   Keahlian Manajerial
Keahlian manajemen yang paling utama adalah keahlian teknis, interpersonal, konseptual, diagnostic, komunikasi, pengambilan keputusan, dan manajemen waktu.
a.    Keahlian Teknis ~ keahlian teknis ( technical skills) adalah keahlian yang diperlukan untuk menyelesaikan atau memahamijenis kerja tertentuyang dilaksanakan dalam suatu organisasi. Keterampilan teknis sangat penting terutama untuk manajer lini-pertama.
b.    Keahlian interpersonal ~ manajer menghabiskan banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang-orang baik didalam maupun diluar organisasi. Untuk alasan yang jelas, kemudian manajer juga memerlukan keahlian ( interpersonal skills), kemampuan untuk memahami, memotivasi, dan berkomunikasi  dengan individu maupun kelompok.
E. Sifat dan Pekerjaan Manajerial
1. Pengetahuan dan seni manajemen
Manajemen yang efektif adalah manajemen yang berhasil mengakui pentingnya mengombinasikan pengetahuan dan seni dari manajemen ketika mereka memperaktikkan pekerjaan mereka.
Infotek manajemen menjelaskan bagaimana perdagangan elektronik menjadi semakin penting bagi manajer puncak untuk mengakui peran dari pengetahuan dan seni dalam melakukan pekerjaan mereka. 
Pengetahuan manajemen : Banyak masalah manajemen dapat diselesaikan dengan cara yang rasional, logis, objektif, dan sistematis. Manajer dapat mengumpulkan data, fakta, serta informasi yang objektif. Mereka perlu mengambil pendekatan berdasarkan pengetahuan untuk memecahkan masalah jika mereka berurusan dengan masalah yang relatif rutin dan langsung.  
Seni manajemen : Memutuskan sebuah keputusan perlu dasar intuisi, insting, dan pandangan pribadi selain menggunakan pengetahuan. Oleh karena itu, bisa saja kata “fakta objektif” bergeser sedikit maknanya.
2.    Menjadi seorang manajer
Langkah yang paling umum untuk menjadi seorang manajer sukses meliputi suatu kombinasi dari pendidikan dan pengalaman.
      Peran Pendidikan. Pendidikan sebagai sumber keahlian manajemen membuat seseorang dapat mengikuti program studi yang dikembangkan dengan baik dan menjadi familiar dengan penelitian dan pemikiran manajemen saat ini. Contohnya: melalui program sarjana dan pendidikan lanjutan untuk manajer lini pertama. Gelar MBA dan sarjana dibutuhkan oleh calon CEO di Amerika sehingga mulai dibuka program akademik dengan jurusan manajemen.
      Peran Pengalaman. Pendidikan manajemen yang didapat menyediakan dasar yang solid bagi keahlian manajemen. Namun, keahlian manajemen harus juga dipelajari melalui pengalaman karena calon manajer pernah merasakan tantangan manajerial itu dari diri sendiri.
F.   Lingkup Manajemen
            Tentu saja kelompok manapun dengan dua atau lebih orang bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan dan memiliki sumber daya manusia, fisik, finansial, atau informasi memerlukan praktik manajemen.
1.    Mengelola dalam Organisasi yang mencari laba
Perusahan besar kebanyakan yang kita ketahui mengenai manajemen datang dari perusahaan besar yang mencari laba karena keberadaan mereka bergantung pada efisiensi dan efektifitas. Contoh perusahaan besar termasuk perusahaan industri,  seperti :
~ Usaha kecil dan menengah
~ Manajemen internasional
2.    Mengelola Organisasi Nirlaba
Tujuan yang tidak berwujud seperti pendidikan, pelayanan sosial, perlindungan publik dan rekreasi sering merupakan tujuan utama dari organisasi nirlaba.
~ Organisasi Pemerintah : meliputi federal Trade Commission The Environmental Protection Agency, The National Science Foundation, seluruh elemen dari militer, departemen jalan raya, dan system penjara federal dan penjara Negara bagian , organisasi pemerintahan tersebut didanai pajak dan para politisi serta berbagai kelompok masyarakat sangat sensitif terhadap efisiensi dan efektivitas organisasi – organisasi tersebut.
~ Organisasi Pendidikan : Sekolah negeri dan swasta, akademi dan universitas didirikan dengan memanfaatkan penggunaan semua sumber daya yang efisien.
~ Fasilitas Kesehatan : mengelola fasilitas kesehatan sperti klinik, rumah sakit, dan HMOs (health maintance organizations) sekarang di anggap sebagai bidang manajemen yang terpisah.
~ Manajemen dalam organisasi nontradisonal : Manajemen yang baik juga diperlukan dalam organisasi nontradisonal untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Singkatnya seperti yang telah kita bahas di awal bab manajemen dan manajer telah mempengaruhi kita semua.
IMPLIKASI MANAJEMEN

            Manajemen dapat diterapkan disemua organisasi. Oleh karena itu, ketika seorang manajer meninggalkan pekerjaannya dan pergi kepertemuan mingguan kelompok gereja, pertemuan liga sepak bola anak-anak, atau melakukan pekerjaan social dalam suatu kampanye politik, dia harus ingat bahwa banyak fungsi yang digunakan di dalam suatu bisnis dan dapat juga digunakan didalam organisasi lainnya. Dan sementara setiap organisasi memiliki visi dan tujuan yang unik, manajemen yang efektif membantu setiap organisasi dengan cara yang lebih baik untuk mencapai tujuan tersebut dan secara sukses merealisasikan misinya.

Comments


EmoticonEmoticon