Bank Syariah dan Bank Konvensional
APA
BEDA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL?
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin
Sumber:
Ini Lho, Bank Syariah! (Gramedia-2015)
Berikut
ini ada beberapa pertanyaan dan jawaban yang menggambarkan dengan jelas
perbedaan antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional.
Apa
beda Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah itu Bank yang
dijalankan sesuai dengan ketentuan Syariah, yakni meninggalkan yang dilarang
Syariah seperti penipuan, ketidakpastian, riba, manipulasi, suap, maisir, tidak
sahnya akad, bisnis zat haram, zhalim, dan maksiat. Sedangkan di Bank
Konvensional tidak ada ketentuan seperti itu, bahkan dijalankan dengan basis
murni Riba.
Apa
beda Acuan Operasional Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah
mengacu pada ketentuan Eksternal seperti Fatwa DSN MUI, AAOIFI Standard, IFSB
Standard, PAPSI, PBI, SEBI, POJK. Sedangkan Bank Konmvensional mengacu pada
PAPI, PBI, SEBI, POJK, dan ketentuan lain yang tidak ada kaitannya dengan
Syariah.
Apa
beda Akad di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah menggunakan
skema akad sektor riil. Sedangkan Bank Konvensional menggunakan skema akad
sektor keuangan berbasis bunga.
Apa
beda Pengawasan Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Pada prinsipnya sama.
Bedanya, Bank Syariah diawasi juga oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang
memiliki struktur dan kewenangan setingkat dengan Komisaris Perusahaan.
Apa
beda Bank Syariah dan Bank Konvensional dari sisi tempat ibadah? | Selalu ada
musholla di Bank Syariah. Tidak selalu pasti ada musholla di Bank Konvensional.
Apa
beda posisi masing-masing pihak pada pendanaan di Bank Syariah dan Bank
Konvensional? | Nasabah yang menempatkan dana dengan Bank Syariah disebut
Penitip/Pemilik Dana dan Bank Syariah disebut sebagai Pengusaha. Sedangkan di
Bank Konvensional disebut Deposan dan Bank.
Apa
beda posisi masing-masing pihak pada pembiayaan di Bank Syariah dan Bank
Konvensional? | Nasabah yang memiliki Pembiayaan disebut Pengusaha dan Bank
Syariah disebut Pemilik Dana. Sedangkan di Bank Konvensional disebut Debitur
dan Kreditur.
Bagaimana
perbedaan filosofi pengambilan keuntungan di Bank Syariah dan Bank
Konvensional? | Pendapatan di Bank Syariah diambil dari skema transksi riil.
Sedangkan keuntungan di Bank Konvensional diambil dari skema jual beli
(menganakpinakkan) uang yang direpresentasikan dalam bentuk Bunga.
Apa
beda akad pendanaan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah
menggunakan akad Titip dan Investasi. Sedangkan Bank Konvensional menggunakan
akad pendanaan berbunga.
Apa
beda akad pembiayaan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah
menggunakan akad Jual Beli, Sewa Menyewa, Bagi Hasil, atau Kongsi. Sedangkan
Bank Konvensional menggunakan akad kredit berbunga.
Apa
beda Marjin dan Bunga? | Marjin Keuntungan adalah jumlah keuntungan yang sudah PASTI
diperoleh Bank Syariah dari transaksi yang memang harus dipastikan nominalnya
terlebih dahulu (seperti akad Jual Beli dan Sewa Menyewa), sehingga dari awal
sudah jelas pasti berapa nominal marjin keuntungannya. Sedangkan Bunga adalah
kelebihan pengembalian sebesar X% dari pokok Pinjaman atau Pendanaan tergantung
tingkat suku bunga, sehingga dari awal tidak akan bisa jelas pasti berapa
nominal marjin keuntungannya, tergantung fluktuasi tingkat suku bunga.
Apa
beda Bagi Hasil dan Bunga? |