Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 September 2015

Bank Syariah dan Bank Konvensional



APA BEDA BANK SYARIAH DAN BANK KONVENSIONAL?
Oleh: Ahmad Ifham Sholihin
Sumber: Ini Lho, Bank Syariah! (Gramedia-2015)

Berikut ini ada beberapa pertanyaan dan jawaban yang menggambarkan dengan jelas perbedaan antara Bank Syariah dengan Bank Konvensional.
Apa beda Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah itu Bank yang dijalankan sesuai dengan ketentuan Syariah, yakni meninggalkan yang dilarang Syariah seperti penipuan, ketidakpastian, riba, manipulasi, suap, maisir, tidak sahnya akad, bisnis zat haram, zhalim, dan maksiat. Sedangkan di Bank Konvensional tidak ada ketentuan seperti itu, bahkan dijalankan dengan basis murni Riba.
Apa beda Acuan Operasional Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah mengacu pada ketentuan Eksternal seperti Fatwa DSN MUI, AAOIFI Standard, IFSB Standard, PAPSI, PBI, SEBI, POJK. Sedangkan Bank Konmvensional mengacu pada PAPI, PBI, SEBI, POJK, dan ketentuan lain yang tidak ada kaitannya dengan Syariah.
Apa beda Akad di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah menggunakan skema akad sektor riil. Sedangkan Bank Konvensional menggunakan skema akad sektor keuangan berbasis bunga.
Apa beda Pengawasan Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Pada prinsipnya sama. Bedanya, Bank Syariah diawasi juga oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang memiliki struktur dan kewenangan setingkat dengan Komisaris Perusahaan.
Apa beda Bank Syariah dan Bank Konvensional dari sisi tempat ibadah? | Selalu ada musholla di Bank Syariah. Tidak selalu pasti ada musholla di Bank Konvensional.
Apa beda posisi masing-masing pihak pada pendanaan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Nasabah yang menempatkan dana dengan Bank Syariah disebut Penitip/Pemilik Dana dan Bank Syariah disebut sebagai Pengusaha. Sedangkan di Bank Konvensional disebut Deposan dan Bank.
Apa beda posisi masing-masing pihak pada pembiayaan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Nasabah yang memiliki Pembiayaan disebut Pengusaha dan Bank Syariah disebut Pemilik Dana. Sedangkan di Bank Konvensional disebut Debitur dan Kreditur.
Bagaimana perbedaan filosofi pengambilan keuntungan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Pendapatan di Bank Syariah diambil dari skema transksi riil. Sedangkan keuntungan di Bank Konvensional diambil dari skema jual beli (menganakpinakkan) uang yang direpresentasikan dalam bentuk Bunga.
Apa beda akad pendanaan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah menggunakan akad Titip dan Investasi. Sedangkan Bank Konvensional menggunakan akad pendanaan berbunga.
Apa beda akad pembiayaan di Bank Syariah dan Bank Konvensional? | Bank Syariah menggunakan akad Jual Beli, Sewa Menyewa, Bagi Hasil, atau Kongsi. Sedangkan Bank Konvensional menggunakan akad kredit berbunga.
Apa beda Marjin dan Bunga? | Marjin Keuntungan adalah jumlah keuntungan yang sudah PASTI diperoleh Bank Syariah dari transaksi yang memang harus dipastikan nominalnya terlebih dahulu (seperti akad Jual Beli dan Sewa Menyewa), sehingga dari awal sudah jelas pasti berapa nominal marjin keuntungannya. Sedangkan Bunga adalah kelebihan pengembalian sebesar X% dari pokok Pinjaman atau Pendanaan tergantung tingkat suku bunga, sehingga dari awal tidak akan bisa jelas pasti berapa nominal marjin keuntungannya, tergantung fluktuasi tingkat suku bunga.
Apa beda Bagi Hasil dan Bunga? |