Tampilkan postingan dengan label Agama Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juli 2017

Ada Apa dengan Masjid Al-Aqsha?

Kiamat sudah dekat dan perang akhir zaman sudah d mulai.., waullahhualam 😥
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
"ADA APA DENGAN AL-AQSA???"

Tentu org awam spt sy akan bertanya hal sederhana gini pertanyaannya : "Eh kenapa sih org cm mw solat aja gak boleh? Emang umat islam mw ngapain coba? ampe segitunya dihadanglah diculiklah dibunuhlah..  apasih yg direbutin? Ada apa sih sm Al-Aqsa??

Yg lagi gak sibuk.. yg lagi nonton sinetron atau lagi nonton drama korea dipause yuks, ini urusan persiapan perang akhir zaman, seru lo.. di baca ya..

Yuk kita simak cerita dibawah ini...

By. Ummu Farah

tentang mesjid al aqsha yang jadi rebutan... masyaAllah...

sejarah isra miraj'...
inilah mesjid al aqsha...
allahu'akbar

masjid tersuci ke tiga bagi kaum muslim, setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Kisah yang paling terkenal dari masjid soal isra’ dan mi’raj Nabi Muhammad pada tahun 620.
Masjidil Aqsa disebut menjadi perjalanan akhir isra Nabi dari Masjidil Haram. Dari tempat ini pula Nabi Muhammad memulai perjalanan ke Sidrat Al Muntaha atau langit lapis ke tujuh.

Nabi Sulaiman menjadi salah satu yang diyakini meninggal di sekitar Masjidil Aqsa... dan inilah MODUS israel menduduki mesjid

padahal tidak ada apapun di bawah bangunan mesjid... pembongkaran pondasi mesjid hanya dikarenakan mereka ingin merobohkan mesjid dengan membobol membuat terowongan bawah mesjid

kisah perang salib juga ada di mesjid ini...
masyaAllah..

Salahuddin Al Ayubi saat menakhlukkan Yerusalem, dan menduduki mesjid al aqsha, dan membebaskan muslim yang di kurung, dan dibantai di dalam mesjid

mesjid ini SEJARAH KEJAYAAN ISLAM...

zionis israel ingin membangun kuil sulaiman untuk menyambut messiah...

taukah antum siapa dan apa messiah itu ? yang di agungkan oleh zionis israel?

ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak. Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.

zionis gila...

mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun. Daerah ini sekarang masih berada di tangan bangsa Palestina, sebab itulah maka kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini...

dan messiah itu adalah DAJJAL.....

NAUDZUBILLAH

inilah mengapa mereka ingin MENGHANCURKAN MESJID AL AQSHA

PERSEMBAHAN KUIL UNTUK DAJJAL....

Dajjal akan keluar bersama para pengikutnya orang-orang Yahudi.

Dajjal akan lahir dari keturunan yahudi.

Dia akan memimpin para pengikutnya orang Yahudi keturunan Dan, seperti keturunan Israel lainnya.

Dia juga akan melindungi mereka dari musuh-musuh yang ingin menghancurkannya.

Rasulullah telah bersabda bahwa para pengikut setia Dajjal adalah orang-orang Yahudi :

“Dari Anas bahwasanya Rasulullah saw bersabda : “Orang Yahudi Isbahan sebanyak tujuh puluh ribu lengkap dengan pakaian seragamnya akan mengikuti Dajjal”. (HR. Muslim)

lihatlah....dan renungkanlah.....

yahudi saja percaya akan kebangkitan dan kelahiran dajjal, dan mereka sedang mempersiapkan kedatangannya....

dan KITA MASIH BERSENANG2 dengan dunia????  😭

Iran adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang ditinggali oleh komunitas Yahudi terbesar setelah Israel. ...

dan di NEGARA SANALAH dajjal akan memulai memerintah dan mengumpulkan yahudi pasukannya

persiapkan diri....

akhir jaman sudah di depan mata... 😭

dajjal sdh akan keluar...

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masih ad-Dajjal….aamiiin yaa Rabb

‘Jika salah seorang di antara kalian bertasyahhud, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari empat hal, dengan mengucapkan, ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka, siksa kubur, fitnah kehidupan dan mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal.

Bagi orang Yahudi, tanda di kitab mereka merupakan bukti kedatangan Mesias semakin dekat!

taukah antum semua tanda di kitab mereka....sehingga mereka mempersiapkan kedatangan messiah???

di wilayah mereka, ada namanya bukit galilie, dan dikitab mereka di sebutkan jika bukit tersebut memgalami kesuburan selama 5 periode berturut2, maka kejayaan pemimpin yahudi akan turun...dan itulah messiah

ini isi kitab talmud mereka...👇🏻👇🏻 yang mereka yakini inilah saat messiah muncul...

Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali.  ~Yehezkiel 36: 8

banyak di antara kita tidak tau soal ini kan????

dan APA dibalik pengrusakan dan keinginan zionis menduduki mesjid...

mereka sdh mempersiapkan diri...

dan taukah antum semua, yahudi juga sudah menanam pohon QHORGOD DI WILAYAH MEREKA????

Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. " (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308)

yahudi percaya isi hadist....dan mereka mempersiapkan diri apa apa yg bisa menyelamatkan mereka😊, astagfirullah

mereka percaya...
tapi mereka tidak beriman pada Allah...

buta mata, tuli telinga...persis dalam alquran

Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod, maka kenyataan ini menjelaskan kepada kita bahwa kaum Yahudi itu sesungguhnya memahami hakikat hari akhir, di mana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon Ghorqod-lah satu-satunya tempat yang bersedia dipakai guna tempat persembunyian kaum Yahudi.

dan ITU SUDAH JADI PROYEK INTERNASIONAL YAHUDI....😊, penanaman pohon QHORGOD

Tanah Palestina telah ditanami sebanyak 220 juta batang pohon Ghorqod.

dan mereka MEMBAYAR MAHAL siapa saja yg menjual pohon qhorgod ke mereka...

masyaAllah...
sudah dekat....
sudah dekat...

Pertanyaannya sekarang...., adakah orang Indonesia yang sudah memesan pohon ini....😬😅

ketakutan akan perang armgeddon...dan pohon qhorgod tempat mereka berlindung

persiapan yahudi....
1. menyambut kedatangan messiah...dengan membangun kuil sulaiman di lokasi mesjid al aqsha

2. mengkloning sapi dari tahun 1997  berbulu merah usia tiga tahun, yg bwlum melahirkan anak. dan mereka sudah berhasil buatnya...

3. mengusir orang2 palestina  di bukit zaitun, karena disanalah sapi itu akan di sembelih sebagai sesembahan pada dajjal

4. menanam ribuan pohon qhorgod sebagai tempat perlindungan saat perang armageddon

dan ini sudah mereka lakukan semua dengan berbagai cara....

dan tunggu lah saat perang akhir zaman itu tiba...

allahuAkbar... ☝
istiqomahkan kami di jalanMu yaa Rabb... 😭

Referensi :
berbagai buku, terutama "Huru-hara Akhir Jaman", berita tadi jumat dari #savealaqsha

Ada Apa dengan Masjid Al-Aqsha?

Kiamat sudah dekat dan perang akhir zaman sudah d mulai.., waullahhualam 😥
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
"ADA APA DENGAN AL-AQSA???"

Tentu org awam spt sy akan bertanya hal sederhana gini pertanyaannya : "Eh kenapa sih org cm mw solat aja gak boleh? Emang umat islam mw ngapain coba? ampe segitunya dihadanglah diculiklah dibunuhlah..  apasih yg direbutin? Ada apa sih sm Al-Aqsa??

Yg lagi gak sibuk.. yg lagi nonton sinetron atau lagi nonton drama korea dipause yuks, ini urusan persiapan perang akhir zaman, seru lo.. di baca ya..

Yuk kita simak cerita dibawah ini...

By. Ummu Farah

tentang mesjid al aqsha yang jadi rebutan... masyaAllah...

sejarah isra miraj'...
inilah mesjid al aqsha...
allahu'akbar

masjid tersuci ke tiga bagi kaum muslim, setelah Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Kisah yang paling terkenal dari masjid soal isra’ dan mi’raj Nabi Muhammad pada tahun 620.
Masjidil Aqsa disebut menjadi perjalanan akhir isra Nabi dari Masjidil Haram. Dari tempat ini pula Nabi Muhammad memulai perjalanan ke Sidrat Al Muntaha atau langit lapis ke tujuh.

Nabi Sulaiman menjadi salah satu yang diyakini meninggal di sekitar Masjidil Aqsa... dan inilah MODUS israel menduduki mesjid

padahal tidak ada apapun di bawah bangunan mesjid... pembongkaran pondasi mesjid hanya dikarenakan mereka ingin merobohkan mesjid dengan membobol membuat terowongan bawah mesjid

kisah perang salib juga ada di mesjid ini...
masyaAllah..

Salahuddin Al Ayubi saat menakhlukkan Yerusalem, dan menduduki mesjid al aqsha, dan membebaskan muslim yang di kurung, dan dibantai di dalam mesjid

mesjid ini SEJARAH KEJAYAAN ISLAM...

zionis israel ingin membangun kuil sulaiman untuk menyambut messiah...

taukah antum siapa dan apa messiah itu ? yang di agungkan oleh zionis israel?

ada satu syarat lagi menjelang hadirnya Messiah, yakni mereka harus menemukan dan menyembelih serta membakar seekor sapi betina berbulu merah berusia tiga tahun dan belum pernah melahirkan anak. Untuk yang satu ini pun kaum Zionis telah mempersiapkannya. Melalui suatu proses rekayasa genetika, di tahun 1997, mereka telah mendapatkan seekor sapi dengan ciri-ciri tersebut.

zionis gila...

mereka terbentur satu persyaratan lagi, yakni penyembelihan dan pembakaran sapi merah ini harus dilakukan di atas kaki Bukit Zaitun. Daerah ini sekarang masih berada di tangan bangsa Palestina, sebab itulah maka kaum Zionis selalu berupaya tanpa lelah mengusir orang-orang Palestina dari wilayah ini...

dan messiah itu adalah DAJJAL.....

NAUDZUBILLAH

inilah mengapa mereka ingin MENGHANCURKAN MESJID AL AQSHA

PERSEMBAHAN KUIL UNTUK DAJJAL....

Dajjal akan keluar bersama para pengikutnya orang-orang Yahudi.

Dajjal akan lahir dari keturunan yahudi.

Dia akan memimpin para pengikutnya orang Yahudi keturunan Dan, seperti keturunan Israel lainnya.

Dia juga akan melindungi mereka dari musuh-musuh yang ingin menghancurkannya.

Rasulullah telah bersabda bahwa para pengikut setia Dajjal adalah orang-orang Yahudi :

“Dari Anas bahwasanya Rasulullah saw bersabda : “Orang Yahudi Isbahan sebanyak tujuh puluh ribu lengkap dengan pakaian seragamnya akan mengikuti Dajjal”. (HR. Muslim)

lihatlah....dan renungkanlah.....

yahudi saja percaya akan kebangkitan dan kelahiran dajjal, dan mereka sedang mempersiapkan kedatangannya....

dan KITA MASIH BERSENANG2 dengan dunia????  😭

Iran adalah satu-satunya negara di Timur Tengah yang ditinggali oleh komunitas Yahudi terbesar setelah Israel. ...

dan di NEGARA SANALAH dajjal akan memulai memerintah dan mengumpulkan yahudi pasukannya

persiapkan diri....

akhir jaman sudah di depan mata... 😭

dajjal sdh akan keluar...

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnah al-Masih ad-Dajjal….aamiiin yaa Rabb

‘Jika salah seorang di antara kalian bertasyahhud, maka mohonlah perlindungan kepada Allah dari empat hal, dengan mengucapkan, ‘Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa Neraka, siksa kubur, fitnah kehidupan dan mati, dan dari kejahatan fitnah Dajjal.

Bagi orang Yahudi, tanda di kitab mereka merupakan bukti kedatangan Mesias semakin dekat!

taukah antum semua tanda di kitab mereka....sehingga mereka mempersiapkan kedatangan messiah???

di wilayah mereka, ada namanya bukit galilie, dan dikitab mereka di sebutkan jika bukit tersebut memgalami kesuburan selama 5 periode berturut2, maka kejayaan pemimpin yahudi akan turun...dan itulah messiah

ini isi kitab talmud mereka...👇🏻👇🏻 yang mereka yakini inilah saat messiah muncul...

Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali.  ~Yehezkiel 36: 8

banyak di antara kita tidak tau soal ini kan????

dan APA dibalik pengrusakan dan keinginan zionis menduduki mesjid...

mereka sdh mempersiapkan diri...

dan taukah antum semua, yahudi juga sudah menanam pohon QHORGOD DI WILAYAH MEREKA????

Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. " (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308)

yahudi percaya isi hadist....dan mereka mempersiapkan diri apa apa yg bisa menyelamatkan mereka😊, astagfirullah

mereka percaya...
tapi mereka tidak beriman pada Allah...

buta mata, tuli telinga...persis dalam alquran

Melihat ulah para Zionis-Yahudi yang berlomba-lomba menanami Tanah Palestina dengan pohon Ghorqod, maka kenyataan ini menjelaskan kepada kita bahwa kaum Yahudi itu sesungguhnya memahami hakikat hari akhir, di mana mereka akan dikejar-kejar oleh umat Islam dan hanya pohon Ghorqod-lah satu-satunya tempat yang bersedia dipakai guna tempat persembunyian kaum Yahudi.

dan ITU SUDAH JADI PROYEK INTERNASIONAL YAHUDI....😊, penanaman pohon QHORGOD

Tanah Palestina telah ditanami sebanyak 220 juta batang pohon Ghorqod.

dan mereka MEMBAYAR MAHAL siapa saja yg menjual pohon qhorgod ke mereka...

masyaAllah...
sudah dekat....
sudah dekat...

Pertanyaannya sekarang...., adakah orang Indonesia yang sudah memesan pohon ini....😬😅

ketakutan akan perang armgeddon...dan pohon qhorgod tempat mereka berlindung

persiapan yahudi....
1. menyambut kedatangan messiah...dengan membangun kuil sulaiman di lokasi mesjid al aqsha

2. mengkloning sapi dari tahun 1997  berbulu merah usia tiga tahun, yg bwlum melahirkan anak. dan mereka sudah berhasil buatnya...

3. mengusir orang2 palestina  di bukit zaitun, karena disanalah sapi itu akan di sembelih sebagai sesembahan pada dajjal

4. menanam ribuan pohon qhorgod sebagai tempat perlindungan saat perang armageddon

dan ini sudah mereka lakukan semua dengan berbagai cara....

dan tunggu lah saat perang akhir zaman itu tiba...

allahuAkbar... ☝
istiqomahkan kami di jalanMu yaa Rabb... 😭

Referensi :
berbagai buku, terutama "Huru-hara Akhir Jaman", berita tadi jumat dari #savealaqsha

Kamis, 11 Mei 2017

Ketika sakit

# Ketika Sakit, Hindarilah Hal-Hal Berikut
Sakit adalah ujian, semoga ketika sakit kita tidak menambah ujian itu dengan ujian-ujian yang lain lagi, karena perbuatan kita sendiri. Sakit merupakan keadaan dimana seseorang lemah fisik dan psikologis bahkan bisa membuat lemah iman, oleh karena itu kita mesti berhati-hati agar kondisi ini tidak di manfaatkan oleh syaitan.
Ada beberapa hal yang harus kita hindari ketika sakit.
1. Berburuk sangka kepada Allah atau merasa kecewa bahkan marah kepada takdir Allah.
Karena prasangka Allah sebagaimana prasangka hamba-Nya, jika kita marah maka Allah marah kepada kita
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah azza wa jalla berfirman: Aku sesuai dengan prasangka hamba kepada-Ku, jika ia berprasangka baik, maka aku akan berbuat demikian terhadapnya. Jika ia berprasangka buruk, maka aku akan berbuat demikian terhadapnya.”[1]
2. Menyebarluaskan kabar sakit dan untuk mengeluhkannya
Merupakan salah satu tanda tauhid dan keimanan seseorang bahwa ia berusaha hanya mengeluhkan keadaannya kepada Allah saja, karena hanya Allah yang bisa merubah semuanya. Sebaliknya orang yang banyak mengeluh merupakan tanda bahwa imannya sangat tipis. Kita boleh mengabarkan bahwa kita sakit tetapi tidak untuk disebarluaskan dan kita keluhkan kepada orang banyak
3. Membuang waktu dengan melakukan pekerjaan yang sia-sia selama sakit
Misalnya banyak menonton acara-acara TV, mendengarkan musik, membaca novel khayalan dan mistik, hendaknya waktu tersebut di isi dengan muhasabah, merenungi, berdzikir, membaca Al-Quran dan lain-lain.
Baca kisah-kisah mencengangkan dan kepahlawanan para sabahat dan orang shalih
Dengatkan murattal dengan berbagai gaya bacaan dari qari-qari berusara bagus
Dengarkan rekaman ceramah yang menggugah imam dan menambah tauhid kita
4. Tidak memperhatikan kewajiban menutup aurat
Hal ini yang paling sering dilalaikan ketika sakit. walaupun sakit tetap saja kita berusaha menutup aurat kita selama sakit sebisa mungkin. Lebih-lebih bagi wanita, ia wajib menjaga auratnya misalnya  kaki dan rambutnya dan berusaha semaksimal mungkin agar tidak dilihat oleh laki-laki lain misalnya perawat atau dokter laki-laki
5. Berobat dengan yang haram
Semisal berobat dengan air kencing yang najis atau berobat ke dukun dan paranormal yang mengajarkan praktek kesyirikan
InsyaAllah pengobatan yang halal sangat banyak,
Kita tidak boleh berobat dengan hal-hal yang haram, misalnya dengan obat atau vaksin yang mengandung babi, berobat dengan air kencing sendiri karena Allah telah menciptakan obatnya yang halal.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit bersama obatnya, dan menciptakan obat untuk segala penyakit, maka berobatlah, tetapi jangan menggunakan yang haram.”[2]
Perbuatan haram yang paling berbahaya adalah berobat dengan mendatangi dukun mantra, dukun berkedok ustadz dan ahli sihir karena ini merupakan bentuk kekafiran yang bisa mengeluarkan pelakunya dari islam serta kekal di neraka.
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa yang mendatangi dukun, lalu mempercayai apa yang ia ucapkan, maka ia telah kafir terhadap ajaran yang diturunkan kepada nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam”[3].
Demikian semoga bermanfaat
@Laboratorium RS Manambai, Sumbawa Besar - Sabalong Samalewa

Penyusun: dr. Raehanul Bahraen
artikel https://muslimafiyah.com

[1] HR. Ahmad dan Ibnu Hibban
[2] HR. Abu Dawud
[3] HR. Ahmad di dalam Al-Musnad (II/429). Al-Hakim (I/8) dari Abu Hurairah secara marfu’.
https://muslimafiyah.com/ketika-sakit-hindarilah-hal-hal-berikut.html

Senin, 24 April 2017

Bulan sya'ban: Allahumma Ballighna Ramadhan

Allahumma Ballighna Ramadhan

(Ya Allah, sampaikanlah kami pada Bulan Ramadhan)

Oleh: ust. Syafiq Reza Basalamah
18 Rajab 1438 H, 15 April 2017

Hasil gambar untuk bulan sya'ban












#PENTINGNYA Bulan sya'ban (bulan di antara Ramadhan dan Rajab)
Keistimewaan Bulan Sya'ban
- Rasulullah memang banyak melakukan puasa di bulan ini, TAPI bukan berarti dibolehkan puasa full 30/29 hari looh. " Perbanyak puasa untuk persiapan bulan Ramadhan" ... bukan meNYAMAKANnya dengan Ramadhan.

- bulan diangkatnya amal. 

Rasulullah bersabda,"aku ingin amalku diangkat saat aku berpuasa"
Karena pada bulan sya'ban Rasulullah memperbanyak puasa, tentu amal2 akan lebih sering diangkat. Diangkat itu sama saja disetor. Ini sama kayak nilai rapor. Sebelum dilaporkan dan disetor, kalian pasti ingin nilainya terbaik kan? Makanya siapkan terlebih dahulu sebaik mungkin. :))

Firman Allah SWT dlm QS. Ali Imron:133
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa"
QS. Al Mulk: 15

"Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka BERJALANLAH di segala penjurunya dan makanlah sebagian rezeki-Nya."

Lihatlah! Untuk surga, Allah menyuruh kita bersegera, sedangkan untuk dunia Allah menyuruh kita melaluinya dengan berjalan saja. ((Jangan kebalik ya))

- jangan merasa takjub dengan menjadi jumlah mayoritas. Orang Islam di Indonesia memang banyak tapi tau sendiri kan. Coba  tengok orang Islam saat ini, apakah sama dengan orang Islam zaman Rasulullah? Subhanallah Belum yaa.

Jangan seperti masa perang Hunain, karena kalian takjub dengan jumlah, Allah meninggalkan kalian."... Akan tetapi itu tidak berguna sedikitpun bagi kalian, sehingga bumi terasa sempit bagi kalian dan kalian lari tunggang-langgang."
(At Taubah:25)

#Sekarang, mengapa persiapan Ramadhan menjadi PENTING?
Nah,nah, coba tanya orang yang investasi rumah. Dia tau bahwa investasi rumah baru digunakan untuk masa depan,kan? Pertanyaannya Kenapa... harus dipersiapkan dari sekarang?

Sama tuh,, Bagaimana dengan persiapan Ramadhan? Kenapa harus ada persiapan untuk Ramadhan besok?
Sudah kah anda menghisab diri, mana yang benar mana yang salah di bulan Ramadhan?

# maka dari itu, perlu adanya Persiapan! Biar gak kaget. Diantaranya:

1) tau ilmunya
ibaratnya jika anda sebagai pengguna jalan, anda harus tau rambu-rambunya. Begitu pula di Ramadhan,agar tidak melanggar aturan, pahami aturannya

2) hisab amal
- Syarat diterimanya amal ada 2: ikhlas dan mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW.
Jadi,, hisab jenis amalan kita, apakah termasuk amal yg diterima atau tidak.
- kebaikan yang caranya benar saja, belum tentu diterima, apalagi jika caranya kurang benar.
Contoh amalan: sholat nonstop. Apakah ada di ajaran Islam seperti itu? Apakah sholat Setiap waktu akan diterima oleh Allah?
Misalnya --> Di zaman nabi, ada orang yang sholat selama 60th, sholatnya itu tidak diterima satupun. Karena,apaa? Eh ternyata , karena sujud dan rukuknya BEDA dari tuntunan Rasulullah

3) bersihkan hati agar menjadi orang-orang bertakwa.
Seorang anak jika mau sekolah, pasti dites dulu kan? Ramadhan itu seperti tes untuk orang-orang BERTAKWA. Untuk mendapat gelar takwa yang tinggi, persiapkan tes tersebut dengan baik.
Jangan menjadi orang yang disebut dalam hadits rasul: " betapa banyak orang yang berpuasa tapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus."

4) silaturrahim
-Coba tebak, suatu hal penyebab amal tidak diangkat, dosa juga tidak diampuni? Yap, permusuhan( HR.muslim diriwayatkan oleh abu hurairah).
-Jadi, perbaiki hubungan kita dengan saudara, kakak,adik, orgtua, om,Tante.  silaturrahim ini dilakukan tidak hanya ketika butuh saja. (Misal: ketika butuh uang saja)
-Menyambung silaturahim tidak harus dengan fisik. Menyambung dengan memberinya hadiah tak apa-apa. Asalkan tidak memutus hubungan.

5) memanfaatkan waktu
Latihan memanfaatkan waktu. Kurangi intensitas HP untuk medsos bila itu tidak menambah kecintaan dan kedekatan kita pada Allah.
6) bayar utang puasa
Sebelum Ramadhan datang, utang utang sebaiknya dilunasi. Umur manusia tidak mengenal usia dan martabat orang.

7) intensitas membaca Alquran ditingkatkan.
Semua manusia bisa berlari. Tapi, larinya orang yang terbiasa pasti beda dengan yang tidak terbiasa. Tak terbiasa lari mungkin membuatnya ngos-ngosan

8) banyak berdoa.
Masih nyambung dengan perintah puasa ramadhan, di ayat paling bawahnya berbunyi,"Apabila hamba-hambaKu bertanya padaKu,bahwa sesungguhnya Aku dekat. aku akan mengabulkan doanya."

9) perbanyak sholat malam
Ada malam Lailatul Qadar yang perlu disiapkan dan malam2 Ramadhan yang banyak mengandung keberkahan.

10)belajar i'tikaf
-Disunnahkan beri'tikaf 10 hari terakhir.
-Cara belajar: antara Maghrib dan isya', tetap berdiam diri melakukan hal bermanfaat di masjid.
Yg perlu di perhatikan: i'tikaf itu tidak berhubungan dengan dunia luar. Termasuk medsos, bisnis, kalau ingin i'tikafnya maksimal, pasang target tidak berhubungan dengan dunia luar.

11) belajar sedekah
Bisa dipersiapkan program rutin mulai sekarang. Bisa sehari seribu atau berapapun.

12) umrah Ramadhan jika mampu.
Pahalanya seperti haji bersama Rasulullah

Sekian. Wallahu 'alam bisshawab.
Mohon maaf,apabila ada salah.

Jumat, 02 Desember 2016

"Nasihat Ukhuwah "Kiai Ahmad Dairobi



Di tengah perpecahan umat Islam dewasa ini, nasihat guru Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan, Jawa Timur :
Kiai Ahmad Dairobi tiba-tiba menyentak umat Islam Indonesia.

Dalam pekan ini, ‘Nasihat Ukhuwah’ Kiai Ahmad Dairobi populer secara viral di media sosial. Berikut nasihatnya :

“Diam-diam ternyata saya menyukai semangat FPI dalam memberantas kemunkaran. Saya tahu, kadangkala ada yang salah dalam aksi mereka. Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku yang takut dan tak peduli dengan kemunkaran yang merajalela.

Diam-diam ternyata saya menyukai semangat dan ketulusan Jamaah Tabligh dalam meramaikan shalat berjemaah di masjid. Saya tahu, kadangkala ada yang salah dalam tindakan sebagian mereka. Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku yang tidak melakukan apa- apa saat tetanggaku banyak yang tidak shalat.

Diam-diam ternyata saya menyukai semangat Hizbut Tahrir dalam membangun khilafah. Saya tahu, ada yang salah dalam sebagian konsep khilafah mereka. Namun, kesalahakanku yang tak mau berbuat apa-apa untuk penegakan syariat Islam, jauh lebih besar daripada kesalahan mereka.

Diam-diam ternyata saya menyukai cara berpolitik orang-orang PKS. Saya tahu, mereka banyak dihuni oleh tokoh-tokoh di luar Nahdlatul Ulama; dan yang namanya partai politik pasti cukup banyak kesalahan oknum mereka. Namun, kesalahan mereka tidaklah seberapa dibanding kesalahanku memilih partai yang cenderung sekuler dan anti penerapan syariat Islam.

Bahkan, diam-diam ternyata saya juga suka dengan keberanian Al-Qaidah dalam melawan kezaliman politik Amerika dan Israel. Aku tahu, mereka melakukan beberapa kesalahan, tapi kesalahanku yang tidak peduli dengan nasib umat Islam jauh lebih besar daripada kesalahan mereka.

Dan, dengan terang-terangan saya menyatakan sangat mengagumi Nahdlatul Ulama.

Yakni, NU yang sesuai dengan pandangan Hadratussyekh Kyai Hasyim Asy’ari.

BUKAN NU yang menjadi kendaraan politik.
BUKAN NU yang dipenuhi kepentingan pragmatis.
BUKAN NU yang menjadi pembela Syiah dan Ahmadiyah.
BUKAN NU yang melindungi liberalisme.
Dan, BUKAN NU yang menjadikan Rahmatan Lil Alamin sebagai justifikasi untuk ketidakpeduliannya terhadap perjuangan penegakan syariat Islam.

“Niat saya, agar antar gerakan Islam saling menjaga ukhuwah. Jangan sampai ashobiyyah dan fanatik buta pada organisasi masing-masing menutup pintu kebaikan kelompok lain.” [] 🙏🇮🇩👳🇮🇩🙏


🍄 Pada suatu ketika, Rasulullah bertanya kepada para sahabat,

*Siapakah yg paling
luar biasa imannya*

Para sahabat menjawab,: “Malaikat, ya Rasulullah.”

Balas Rasulullah, “Sudah tentulah malaikat luar biasa
imannya, kerana mereka sentiasa di sisi Allah.”

Seketika terdiam para sahabat, menjawab lagi, “Para nabi, ya Rasulullah.”

Rasulullah berkata, “Para nabi sudah tentu hebat imannya, karena mereka menerima wahyu dari Allah.”

Para sahabat mencoba lagi, “Kalau begitu kamilah yang
paling beriman.”
Jawab Rasulullah, “Aku berada di tengah tengah kalian, sudah tentulah kalian orang yang paling beriman.”

Lalu, salah seorang sahabat berkata, “Kalau begitu, Allah
dan Rasul Nya sajalah yang mengetahui.”

Maka dengan nada perlahan, Rasulullah berkata, “Mereka
adalah umat yang hidup selepas aku. Mereka membaca Al
Quran dan beriman dengan isinya. Orang yang beriman
denganku dan pernah bertemu denganku, adalah orang
yang bahagia. Namun orang yang tujuh kali lebih bahagia adalah : mereka yang tidak pernah bertemu aku tetapi beriman denganku.” 🙏

Rasulullah diam seketika. Kemudian, beliau menyambung
dengan suara yang lirih, “Sesungguhnya, aku rindukan mereka

Tanda Kiamat yang Perlu Diketahui

Tanda-tanda kiamat kecil
Tanda-tanda kiamat besar (10)
1.      Munculnya dajjal
Secara bahasa, Dajjala = kekacauan

Menyebar di bumi dan menebar kerusakan. Kemungkinan pakai pesawat.
Munculnya dajjal selama 40 hari.
Hari 1 sprt 1 tahun, hari 2 seperti 1 bln, hari 3 seperti 1 pekan. Hari setelahnya seperti hari-hari biasanya. Maka bila dihitung, munculnya dajjal selama 1tahun, 2 bulan dan 2 pekan

Ingatlah semua orang beriman akan membaca jelas di dahinya “kaffaro”. Dia akan mengaku-ngaku sebagai Tuhan. Namun, Ingatlah Tuhan Allah kalian tidak buta, sedangkan dajjal buta mata kanannya

Ciri-ciri fisik: berambut Keriting, kekar, mata kanannya rusak, dan kulitnya kehitaman sedangkan di tangan kanannnya ada api dan tangan kirinya ada air yg dingin

Kalo bertemu, kita sbg org beriman kita menolak, jangan masuk air yg dingin, karena itulah neraka

Cara melindungi diri dari fitnah dajjal:
1.      Bersungguh-sungguh menjadi orang yang beriman
2.      Menghafalkan 10 ayat awal dan akhir surat AlKahfi
Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat dari bagian awal surat Al-Kahfi, niscaya dia akan terlindungi dari (fitnah) Dajjal.”


(Diriwayatkan oleh Muslim I/555 no. 809, Ahmad V/196 no. 21760, Ibnu Hibban III/366 no. 786, Al-Hakim II/399 no. 3391, dan Al-Baihaqi dalam Syu’ab al-ImanV/453 no. 2344).

Dalam riwayat lain disebutkan, “Dari akhir surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim no. 809)
Note: dikarenakan ada hadits yang menyebutkan 10 ayat terakhir dari Surat Alkahfi, 10 ayat awal dan akhir Surat Alkahfi dihafalkan juga ya, semoga dimudahkan ^^

#Mengapa harus surat Al Kahfi?
Imam Nawawi berkata, “Ada ulama yang mengatakan bahwa sebab mendapatkan keutamaan seperti itu adalah karena di awal surat Al-Kahfi terdapat hal-hal menakjubkan dan tanda kuasa Allah. Tentu saja siapa yang merenungkannya dengan benar, maka ia tidak akan terpengaruh dengan fitnah Dajjal. 

#amalan Jum’at lain
Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.”
(HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)

3.      Membaca do’a sebelum salam
Hasil gambar untuk doa sebelum salam
4.      Semua dunia akan dimasuki kecuali makkah dan madinah sehingga Dajjal tidak akan memasuki 2 kota ini.

#Mengapa?
Di 2 tempat itu, akan ada malaikat di depan kota tersebut yang siap menghunus pedangnya.
Pada saat itu, Dajjal pun menyentakkan kakinya dan saat terjadi guncangan, keluarlah semua orang munafik dari madinah menyisakan orang-orang beriman saja di Madinah.

2.      Keluarnya Imam Mahdi
Ada satu wilayah di Iran, ditempati oleh Yahudian. Dajjal akan keluar diikuti 70.000 yahudi dan menuju Palestina. Pada saat itulah, keluar Imam Mahdi (berasal dari keturunan Muhammad). Fisiknya seperti Nabi Muhammad (fisiknya sama) tapi akhlaknya tidak sama dengan Nabi SAW. Dia hanyalah orang awam biasa yang pada saatitu ditakdirkan oleh Allah menjadi Imam Mahdi.


Imam Mahdi keluar dari Madinah untuk melawan Dajjal, hingga sampailah ia di menara putih di Syam dan di situ muncullah Nabi Isa dari langit (ciri-ciri: rambutnya basah, ketika ia menundukkan kepala seperti ada air jatuh, memegang 2 sayap malaikat dan turun menuju menara putih itu)

Kemudian nabi Isa mengimami solat ashar. Namun, tidak mau karena menginginkan imam kalian harus berasal dari kalian.
Setelah melanjutkan perjalanan, sampailah Nabi Isa di Palestina dan dengan sombongnya, dajjal membukakan pintu.
Saat melihatnya dia lari di depan kaumnya, tapi tiba-tiba badannya meleleh seperti melelhnya lilin. Nabi isapun menancapkan tombak emasnya di antara dua matanya dan dibunuhlah ia.

Pengikut-pengikut Dajjal berlarian dan berserakan di pohon dan batu. Pada saat itu, pohon pun berbicara sehingga semua orang Yahudi akan dibunuh dan menyisakan kaum Nasrani

Selain itu, Nabi isa membunuh semua babi dan menghilangkan salib, meng-Islamkan semua penduduk bumi (baik secara terpaksa atau tidak) dan saat membuat kedamaian itulah, keluar Ya’juj dan Ma’juj

3.      Ya’juj dan Ma’juj
2 suku ini jumlahnya tidak terhitung. Setiap orang bisa punya anak 1000anak, membantu merusak bumi. Mereka akan membunuh semua manusia selain mereka, merusak pohon, makan hewan buas, mereka SANGAT LIAR Saking banyaknya, mereka akan mampir di sebuah sungai dan meminum air sungai hingga habis/kering,

2 suku ini keluar dari sebuah benteng yang dulunya dibuat oleh Zulkarnain. Ya’juj dan Ma’juj mencoba menggalinya setiap waktu sampai akhirnya atas izin Allah, benteng itu jebol.

Tembok yg dimaksud setelah disurvei oleh orang sana, adalah Tembok Cina.


Suku ini mempunyai ciri rambut keriting, kelihatannya kelopak mata besar padahal kecil /sipit, postur beragam sesuai manusia biasa.

Nah, nabi Isa dan pengikutnya pada saat itu sembunyi di atas gunung, mereka berdoa agar kaum itu dimusnahkan saja. Lalu Allah swt mengabulkan permintaan mereka dengan suatu cara. Ada 2 riwayat yaitu membuat banjir atau mendatangkan burung-burung yang mengangkat satu persatu jasadnya dan dibuang ke sungai kemudian dibersihkan dengan banjir besar.

Endingnya, setelah itu Nabi isa  berjalan jalan dan atas izin Allah, meninggal dunia.


Jumat, 24 Juni 2016

Meluruskan SAFF

Hukum tentang Shaf dalam Shalat

Menyusun shaff
Hadits dari Abu Mas’ud, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam diriwayatkan bahwa beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
لِيَلِنِيْ مِنْكُمْ أُولُو الْأَحْلامِ وَالنُّهَى ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ
“Hendaklah yang ada di belakangku (shaf pertama bagian tengah belakang imam) adalah kalangan orang dewasa yang berilmu.  Kemudian diikuti oleh mereka yang lebih rendah keilmuannya.  Kemudian diikuti lagi oleh kalangan yang lebih rendah keilmuannya” [HR. Muslim no. 432].
Hadits ini mengandung faedah bahwa menyusun shaf sesuai dengan urutan keutamaan di belakang imam.  Hendaknya di belakang imam adalah orang-orang yang lebih faqih di bidang agama dan lebih bagus hafalan/bacaannya dalam Al-Qur’an dibandingkan yang lain; sebagaimana imam dipilih berdasarkan yang demikian[1]. Hal tersebut mengandung hikmah bahwa bila sewaktu-waktu imam lupa/salah dalam bacaan Al-Qur’an, makmum dapat mengingatkannya.  Atau sewaktu-waktu imam ada udzur syar’i (misal batal, sakit, dan lain-lain) sehingga imam tidak bisa meneruskan shalatnya, maka orang yang di belakangnyalah yang akan maju menggantikan dan meneruskan imam sebelumnya memimpin shalat berjama’ah.[2]
Meluruskan dan merapatkan shaff
1.    Hadist An-Nu’man bin Basyir radliyallaahu ‘anhu, ia berkata :
كَانَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم يُسَوِّيْ صُفُوْفَنَا حَتَّى كَأَنَّمَا يُسَوِّيْ بِهَا الْقِدَاحَ حَتَّى رَأَى أَنَّا قَدْ عَقَلْنَا عَنْهُ ثُمَّ خَرَجَ يَوْماً فَقَامَ حَتَّى كَادَ يُكَبِّرُ فَرَأَى رَجُلاً بَادِياً صَدْرَهُ مِنَ الصَّفِّ فَقَالَ عِبَادَ اللهِ لَتُسَوُنَّ صُفُوْفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللهُ بَيْنَ وُجُوْهِكُمْ
Adalah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam meluruskan shaf-shaf kami (para shahabat) seolah-olah beliau meluruskan ‘qadah’ [3] sehingga beliau yakin bahwa kami telah menyadari kewajiban kami (untuk meluruskan shaf).  Suatu hari, ketika beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam sudah hendak takbir, tiba-tiba beliau melihat salah seorang diantara kami membusungkan dadanya ke depan melebihi shaf.  Maka beliau bersabda : “Hendaknya kalian meluruskan shaf-shaf kalian, kalau tidak Allah akan menjadikan wajah-wajah kalian saling berselisih” [HR. Muslim no. 436].
2.    Hadits Anas bin Malik, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasalam :
سَوُّوْا صُفُوْفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوْفِ مِنْ إِقَامَةِ الصَّلاةِ. (وَفِيْ لَفْظٍ : فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصَّفِّ مِنْ تَمَامِ الصَّلاةِ)
“Luruskan shaf-shaf kalian, karena meluruskan shaf-shaf termasuk menegakkan shalat (berjama’ah)”. Dan dalam lafadh lain : “…karena meluruskan shaf termasuk kesempurnaan shalat (berjama’ah)” [HR. Al-Bukhari no. 690 dan Muslim no. 433].
3.    Hadits An-Nu’man bin Basyir radliyallaahu ‘anhu ia berkata :
أَقْبَلَ رَسُوْلُ الله صلى الله عليه وسلم عَلَى النَّاسِ بِوَجْهِهِ فَقَالَ أَقِيْمُوْا صُفُوْفَكُمْ ثَلاثاً وَاللهِ لَتُقِيْمُنَّ صُفُوْفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللهُ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ قَالَ فَرَأَيْتُ الرَّجُلَ يُلْزِقُ مَنْكِبَهُ بِمَنْكِبِ صَاحِبِهِ وَرُكْبَتَهُ بِرُكْبَةِ صَاحِبِهِ وَكَعْبَهُ بِكَعْبِهِ
Rasulullah  shalallaahu ‘alaihi wasallam pernah menghadap ke arah jama’ah shalat dan bersabda : “Tegakkanlah shaf kalian, tegakkanlah shaf kalian, tegakkanlah shaf kalian.  Demi Allah, bila kalian tidak menegakkan shaf kalian, maka Allah akan mencerai-beraikan hati kalian”. An-Nu’man berkata : “Aku saksikan sendiri seorang laki-laki menempelkan bahunya dengan bahu temannya, lututnya dengan lutut temannya, dan mata kakinya dengan mata kaki temannya” [HR. Abu Dawud no. 662 dengan sanad shahih]
4.    Atsar dari Nafi’ Maula Ibni ‘Umar bahwasannya ia menceritakan :
كان عمر يبعث رجلا يقوم الصفوف ثم لا يكبر حتى يأتيه فيخبره أن الصفوف قد اعتدلت
”Adalah ’Umar (bin Al-Khaththab) radliyallaahu ’anhu menugaskan seseorang untuk mengatur shaff-shaff. Tidaklah ’Umar mulai bertakbir hingga ia (orang yang ditugaskan tersebut) kembali dan mengkhabarkan bahwasannya shaff-shaff telah lurus” [Diriwayatkan oleh ’Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf no. 2437 dan 2439].
Hadits di atas mengandung faedah diantaranya :
-          Disunnahkannya meluruskan shaff dalam shalat berjama’ah, bahkan banyak di antara ulama yang mengatakannya wajib.  Hendaknya para jama’ah benar-benar memperhatikannya dengan memperhatikan kanan kirinya, mengatur diri, dan saling mengingatkan jama’ah lain, sehingga shaf dapat menjadi benar-benar lurus dari awal sampai akhir shalat.
-          Termasuk kesempurnaan shaff shalat berjama’ah adalah dengan merapatkannya dengan tidak membiarkan ruang-ruang yang longgar/sela antar jama’ah.  Caranya adalah dengan menempelkan bahu dengan bahu dan mata kaki dengan mata kaki antar jama’ah/makmum sebagaimana hadits Nu’man bin Basyir di atas. Jangan ada perasaan risih karena tertempelnya badan saudara kita dengan badan kita. Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
خِيَارُكُمْ أَلْيَنُكُمْ مَنَاكِبَ فِي الصَّلاةِ
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempunyai bahu paling lembut di dalam shalat” [HR. Abu Dawud no. 623; shahih lighairihi].
Maksud hadits ini adalah bahwa salah satu katagori orang yang paling baik adalah orang yang ketika berada di dalam shaff, kemudian ada orang lain yang memegang bahunya untuk menyempurnakan (merapatkan dan meluruskan) shaff, ia akan tunduk dengan hati yang ikhlash lagi lapang tanpa ada pembangkangan [lihat selengkapnya dalam Badzlul-Majhuud 4/338 dan Ma’alimus-Sunan 1/184].
-          Hendaknya imam memperhatikan keadaan para jama’ahnya dengan selalu mengingatkan agar shaff selalu lurus dan rapat.  Menjadi satu “keharusan” bagi seorang imam sebelum memulai shalat untuk mengatur shaff jama’ah. Tidak cukup bagi imam hanya mengatakan [sawwuu shufuufakum  dst. “سَوُّوْا صُفُوْفَكُمْ......].  Tapi harus diikuti dengan mengingatkan dan memeriksa keadaan shaf jama’ahnya sebagaimana yang dilakukan Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Imam bertanggung jawab terhadap apa yang dipimpinnya (yaitu jama’ah/makmum). Rasulullah  shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ اَلْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Setiap dari kamu adalah pemimpin, dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Dan seorang imam adalah pemimpin dan ia akan ditanya tentang kepemimpinannya” [HR. Bukhari no. 853].
-          Bolehnya seorang imam menugaskan seseorang atau lebih untuk mengatur shaff-shaff shalat agar lurus dan rapat.
Sangat dianjurkan menyambung shaff dan mengisi shaff yang lowong.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
إِنَّ اللهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى الَّذِيْنَ يَصِلُوْنَ الصُّفُوْفَ وَمَنْ سَدَّ فُرْجَةً رَفَعَهُ اللهُ بِهَا دَرَجَةً
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya selalu mendoakan orang-orang yang menyambung shaf-shaf dalam shalat. Siapa saja yang mengisi bagian shaff yang lowong, akan diangkat derajatnya oleh Allah satu tingkat” [HR. Ibnu Majah no. 995; shahih lighairihi].
Termasuk hal yang diperbolehkan dalam hal ini adalah seorang makmum maju mengisi shaff yang lowong/kosong yang ada di depannya (yang mungkin disebabkan makmum yang ada di shaff di depannya batal meninggalkan shaff) ketika shalat berjama’ah sedang berlangsung.[4]
Shaff pertama adalah shaff yang paling baik
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الْأَوَّلِ ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلَّا أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لَاسْتَهَمُوا ...
“Seandainya manusia mengetahui pahala dari adzan dan shalat jama’ah di shaff pertama, dan itu hanya bisa mereka dapatkan dengan berundi, maka pasti mereka berundi” [HR. Al-Bukhari no. 615 dan Muslim no. 437].
خَيْرُ صُفُوفِ الرِّجَالِ أَوَّلُهَا وَشَرُّهَا آخِرُهَا وَخَيْرُ صُفُوفِ النِّسَاءِ آخِرُهَا وَشَرُّهَا أَوَّلُهَا
“Sebaik-baik shaff bagi laki-laki adalah yang paling depan, dan yang paling jelek adalah yang paling belakang. Adapun sebaik-baik shaff bagi wanita adalah yang paling belakang, dan yang paling jelek adalah yang paling depan” [HR. Muslim no. 440].[5]
Shaff bagian kanan lebih afdlal daripada shaff sebelah kiri.
Point ini khusus ditujukan bagi makmum secara umum yang bukan termasuk jajaran orang-orang yang lebih berhak menempati posisi di belakang imam (yaitu makmum dari kalangan’alim dan faqih) sebagaimana dibahas di point 1. Dari Al-Barra’ bin ’Azib radliyallaahu ’anhuia berkata :
كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أًحْبَبْنَا أَنْ نَكُوْنَ عَنْ يَمِيْنِهِ يُقْبَلُ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ قَالَ فَسَمِعْتُهُ يَقُوْلُ رَبِّ قِنِيْ عَذَابكَ يَوْمَ تَبْعَثُ أَوْ تَجْمَعُ عِبَادَكَ
”Kami apabila shalat di belakang Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam senang menempati shaff di sebelah kanan. Beliau kemudian menghadap ke arah kami dan bersabda : “Rabbi, peliharalah diriku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan (mengumpulkan) ham-hamba-Mu”  [HR. Muslim no. 709, Ibnu Majah no. 1006, dan Ibnu Khuzaimah no. 1563-1565. Ini adalah lafadh Muslim].[6]
Berdirinya makmum sendirian di belakang shaff dapat menyebabkan shalatnya (si makmum tersebut) tidak sah.
Dari Hadits Ali bin Syaiban radliyallaahu ‘anhu bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah melihat seorang laki-laki shalat bermakmum di belakang shaf, maka beliau berhenti sampai laki-laki itu selesai shalat.  Selanjutnya beliau shallallaahu ‘alaihi wasallambersabda :
اسْتَقْبِلْ صَلاتَكَ فَلا صَلاةَ لِرَجُلٍ فَرْدٍ خَلْفَ الصَّفِّ
“Ulangi kembali shalatmu.  Tidak sah shalat seorang yang yang bermakmum sendirian di belakang shaf” [HR. Ahmad 4/23 no. 16340 dan Ibnu Majah no. 1003; dengan sanad shahih].
Para ulama berbeda pendapat tentang permasalahan ini.  Namun yang rajih, insya allah, adalah pendapat yang mengatakan : “shalat tersebut tidak sah tanpa adanya udzur syar’i”.  Maksudnya : Bila shaff di depannya masih longgar atau tidak rapat sehingga masih memungkinkan baginya masuk mengisi di shaff tersebut; namun dia malah memilih berdiri sendirian di belakang shaf tersebut, maka shalatnya tidak sah.  Namun bila shaf di depannya telah penuh dan rapat sehingga tidak mungkin dia masuk mengisi di antara shaf-shaf tersebut, maka shalatnya tetap sah.  Wallaahu a’lam[7]
Orang yang bermakmum sendirian berada sejajar satu shaff dengan imam.
Dari ’Abdullah bin ’Abbas radliyallaahu ’anhuma ia berkata :
بِتُّ فِي بَيْتِ خَالَتِي مَيْمُونَةَ بِنْتِ الْحَارِثِ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَهَا فِي لَيْلَتِهَا فَصَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعِشَاءَ ثُمَّ جَاءَ إلى مَنْزِلِهِ فَصَلَّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍِ ثُمَّ نَامَ ثُمَّ قَامَ ثُمَّ قَالَ نَامَ الْغُلَيِّمُ أَوْ كَلِمَةٌُ تُشْبِهُهَا ثُمَّ قَامَ فَقُمْتُ عَنْ يَسَارِهِ فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِيْنِهِ فَصَلَّى خَمْسَ رَكَعَاتٍِ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ نَامَ حَتَّى سَمِعْتُ غَطِيْطَهُ أَوْ خَطِيْطَهُ ثُمَّ خَرَجَ إِلى الصَّلاةِ
”Aku pernah menginap di rumah bibiku, Maimunah bin Al-Harits, istri Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam; dan ketika itu beliau berada di rumah bibi saya itu. Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat ‘Isya’ (di masjid), kemudian beliau pulang, lalu beliau mengerjakan shalat sunnah empat raka’at. Setelah itu beliau tidur, lalu beliau bangun dan bertanya : “Apakah anak laki-laki itu (Ibnu ‘Abbas) sudah tidur ?”  atau beliau mengucapkan kalimat yang semakna dengan itu. Kemudian beliau berdiri untuk melakukan shalat, lalu aku berdiri di sebelah kiri beliau untuk bermakmum. Akan tetapi kemudian beliau menjadikanku berposisi di sebelah kanan beliau. Beliau shalat lima raka’at, kemudian shalat lagi dua raka’at, kemudian beliau tidur. Aku mendengar suara dengkurannya yang samar-samar. Tidak berapa lama kemudian beliau bangun, lalu pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat shubuh” [HR. Al-Bukhari no. 117, Muslim no. 763].
Muhammad bin Isma’il Ash-Shan’ani berkata : ”Kemudian perkataan Ibnu ‘Abbas : “Lalu beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam menjadikanku (berposisi) di sebelah kanan beliau” jelas menunjukkan bahwa ia (Ibnu ‘Abbas) berdiri sejajar dengan beliau. Dan dalam lafadh yang lain disebutkan (فقمت إلى جنبه) = “Aku berdiri di samping beliau”. Dari sebagian shahabat Asy-Syafi’i menyukai/menganjurkan agar makmum berdiri sedikit di belakang (dari imam). Akan tetapi (hal itu terbantah) bahwasannya Ibnu Juraij telah meriwayatkan/berkata : Kami bertanya kepada ‘Atha’ : Seorang laki-laki shalat (berjama’ah) bersama seorang laki-laki (imam). Dimanakah posisi ia berdiri dari imam tersebut ?”. ‘Atha’ menjawab : “Di sebelahnya”. Aku berkata : “Apakah ia berdiri sejajar dengan imam sehingga berbaris ( = sebaris dengan imam), sehingga tidak ada selisih antara imam dan makmum ?”. ‘Atha’ menjawab lagi : “Ya”. Aku berkata : “Apakah tempatnya tidak jauh sehingga tidak ada selang antara keduanya ?”. Beliau menjawab : “Ya”. Riwayat serupa (juga terdapat) dalam Al-Muwaththa’ dari ‘Umar dari hadits Ibnu Mas’ud bahwasannya Ibnu Mas’ud satu shaff dengan ‘Umar dan ‘Umar menjadikan dia sejajar dengan ‘Umar di sebelah kanannya. [Subulus-Salaam 2/44].[8]
Menghindari tiang atau sesuatu lain dalam shaff (yang akan memutus kebersambungan shaff).
Dari Mu’awiyyah bin Qurrah dari bapaknya radliyallaahu ‘anhu, ia berkata :
كُنَّا نُنْهَى أَنْ نَصُفَّ بَيْنَ السَّوَارِيْ عَلَى عَهْدِ رَسوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَنُطْرَدُ عَنْهَا طَرْداً
“Kami dilarang untuk berbaris di antara tiang-tiang di jaman Rasulullah dan kami menyingkir darinya” (HR. Ibnu Majah no. 1002, Ibnu Khuzaimah no. 1567, dan Ibnu Hibban no. 2219; dengan sanad shahih).
Dari Abdul Hamid bin Mahmud berkata :
صَلَّيْتُ مَعَ أَنَسِ بْنِ مَالِكِ يَوْمَ الْجُمْعَةِ فَدُفِعْنَا إِلَى السَّوَارِيْ فَتَقَدَّمْنَا وَتَأَخَّرْنَا فَقَالَ أَنَس كُنَّا نَتَّقِي هَذَا عَلَى عَهْدِ رَسوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم
“Aku shalat bersama Anas bin Malik, dan kami terdesak (berbaris) pada tiang-tiang masjid.  Sebagian di antara kami ada yang maju dan ada pula yang mundur. Maka Anas berkata : ‘Kami menghindari ini di jaman Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam” [HR. Abu Dawud no. 673, Ibnu Khuzaimah no. 1568, Ibnu Hibban no. 2218, dan lain-lain; dengan sanad shahih].
Hadits di atas menunjukkan bahwa shaff sebaiknya menghindari jalur yang ada tiangnya, karena hal itu dapat memutuskan shaff. Hal ini dilakukan apabila memungkinkan, yaitu masjidnya luas. Namun apabila sempit, maka tidak mengapa insya Allah. 
***
Marilah kita membiasakan diri dan ‘memakmurkan’ sunnah-sunnah Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam. Sebagai penutup bahasan, apa yang menjadi maksud penulisan risalah singkat ini adalah sebagaimana dikatakan Nabi Hud dalam Al-Qur’an :
إِنْ أُرِيدُ إِلاّ الإِصْلاَحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَمَا تَوْفِيقِيَ إِلاّ بِاللّهِ عَلَيْهِ تَوَكّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
“Aku tidak bermaksud (kecuali) mendatangkan perbaikan selama aku masih berkesanggupan.  Dan tidak ada taufiq bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali”  [QS. Huud : 88].
Semoga bermanfaat. Wallaahu a’lam.
[abul-jauzaa’ al-atsariy – bogor].



[1]     Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam telah bersabda :
”يؤم القوم أقرؤهم لكتاب الله فإن كانوا في القراءة سواء فأعلمهم بالسنة، فإن كانوا في السنة سواءً فأقدمهم هجرة، فإن كانوا في الهجرة سواءً فأقدمهم سلماً – وفي رواية - سنّاً ولا يؤمّنَّ الرَّجلُ الرَّجلَ في سلطانه ولا يقعد في بيته على تكْرِمَتِه إلا بإذنه“. وفي لفظ: ”يؤم القوم أقرؤهم لكتاب الله وأقدمهم قراءة، فإن كانت قراءتهم سواءً...“
”Yang berhak mengimami shalat adalah orang yang paling bagus atau paling banyak hafalan Al-Qur’annyaKalau dalam Al-Qur’an kemampuannya sama, dipilih yang paling mengerti tentang Sunnah. Kalau dalam Sunnah juga sama, maka dipilih yang lebih dahulu berhijrahKalau dalam berhijrah sama, dipilih yang lebih dahulu masuk Islam”. Dalam riwayat lain : ”.....yang paling tua usianya”Janganlah seseorang mengimami orang lain dalam wilayah kekuasannya, dan janganlah ia duduk di rumah orang lain di tempat duduk khusus/kehormatan untuk tuan rumah tersebut tanpa ijin darinya”.
Dan dalam lafadh yang lain : ”Satu kaum diimami oleh orang yang paling pandai membaca Al-Qur’an di antara mereka dan yang paling berpengalaman membacanya. Kalau bacaan mereka sama.... (sama seperti lafadh sebelumnya). [HR. Muslim no. 673].
[2]     Caranya adalah : Imam yang udzur atau batal shalatnya tersebut memegang tangan salah seorang makmum di belakangnya yang menurutnya pantas untuk maju menggantikannya sebagai imam shalat. Dasarnya adalah atsar ‘Amru bin Maimun yang menceritakan :
إني لقائم ما بيني بينه (عمر بن الخطاب) إلا عبد الله بن عباس غداة أصيب ،...... فما هو إلا أن كبَّر فسمعته يقول: قتلني أو أكلني الكلب حين طعنه،.... وتناول عمر يد عبد الرحمن بن عوف فقدَّمه،..... فصلى بهم عبد الرحمن صلاة خفيفة
”Aku ketika itu sedang berdiri, sementara antara aku dengannya (yaitu ’Umar bin Al-Khaththab) hanya ada ’Abdullah bin ’Abbas - pada hari ketika beliau tertikam. Saat itu ’Umar hanya bertakbir dan aku mendengarnya berkata : ”Aku dibunuh atau aku dimakan oleh anjing” ; yaitu ketika beliau tertikam. ’Umar segera memegang tangan ’Abdurrahman bin ’Auf dan mengajukannya sebagai imam. ’Abdurrahman langsung shalat mengimami jama’ah secara ringkas” [HR. Al-Bukhari no. 3497 dengan peringkasan].
Asy-Syaukani menjelaskan : ”Dalam hal itu ada indikasi yang membolehkan seorang imam mengambil pengganti ketika ia berhalangan sehingga tindakan itu harus diambil. Karena para shahabat membenarkan tindakan ’Umar dan tidak ada yang menyalahkannya, sehingga menjadi ijma’. Demikian juga tindakan serupa dilakukan oleh ’Ali dan para shahabat juga membenarkannya” [Nailul-Authaar 2/416].
[3]     Kayu untuk anak panah ketika dipahat dan diasah menjadi anak panah.
[4]     Dalilnya adalah hadits Sahl bin Sa’d As-Saa’idy radliyallaahu ‘anhu :
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم ذهب إلى بني عمرو بن عوف ليصلح بينهم فحانت الصلاة فجاء المؤذن إلى أبي بكر فقال أتصلي بالناس فأقيم قال نعم قال فصلى أبو بكر فجاء رسول الله صلى الله عليه وسلم والناس في الصلاة فتخلص حتى وقف في الصف فصفق الناس وكان أبو بكر لا يلتفت في الصلاة فلما أكثر الناس التصفيق التفت فرأى رسول الله صلى الله عليه وسلم فأشار إليه رسول الله صلى الله عليه وسلم أن امكث مكانك فرفع أبو بكر يديه فحمد الله عز وجل على ما أمره به رسول الله صلى الله عليه وسلم من ذلك ثم استأخر أبو بكر حتى استوى في الصف وتقدم النبي صلى الله عليه وسلم فصلى ثم انصرف فقال يا أبا بكر ما منعك أن تثبت إذ أمرتك قال أبو بكر ما كان لابن أبي قحافة أن يصلي بين يدي رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم مالي رأيتكم أكثرتم التصفيق من نابه شيء في صلاته فليسبح فإنه إذا سبح التفت إليه وإنما التصفيح للنساء
Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam pernah pergi ke Bani ‘Amru bin ‘Auf untuk mendamaikan mereka. Datanglah waktu shalat, lalu muadzin datang menemui Abu Bakr radliyallaahu ‘anhu dan berkata : “Maukah engkau shalat bersama manusia (dan menjadi imam) ? Akan aku kumandangkan iqamat sekarang”. Abu Bakr menjawab : “Ya”. Maka Abu Bakr pun shalat (dan menjadi imam bagi mereka). Datanglah Rasulullahshallallaahu ’alaihi wasallam ketika manusia sedang menunaikan shalatnya. Beliau mengendap ke depan hingga masuk ke shaff makmum. Para makmum pun bertepuk tangan memberi isyarat, namun Abu Bakr tidak menoleh sedikitpun dalam shalatnya. Ketika semakin banyak makmum yang bertepuk tangan, Abu Bakr pun akhirnya menoleh dan melihat Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam. Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallammemberikan isyarat kepadanya agar tetap diam di tempatnya (menjadi imam shalat). Abu Bakr mengangkat kedua tangannya, bertahmid kepada Allah ’azza wa jalla atas perintah Rasulullah kepada dirinya tersebut. Namun ia tetap mundur dan masuk ke dalam shaff makmum (yang ada di belakangnya). Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam pun maju menjadi imam. Ketika selesai, beliau bersabda : ”Wahai Abu Bakr, apa yang menghalangimu untuk tetap berada di tempatmu sebagaimana aku perintahkan ?”. Abu Bakr menjawab : ”Tidaklah pantas bagi seorang anak Abu Quhafah shalat di depan Rasulullah shallallaahu ’alaihi wasallam” [HR. Bukhari no. 652 dan Muslim no. 421].
Hadits di atas menunjukkan bolehnya seorang imam atau makmum untuk maju atau mundur dari shaff karena satu sebab/keperluan dalam shalat.
[5]     Shaff paling baik bagi wanita adalah yang paling belakang ini berlaku ketika jama’ah bercampur antara laki-laki dan perempuan. Namun jika jama’ah hanya terdiri dari kaum wanita saja, maka shaff yang paling baik adalah yang terdepan sebagaimana keumuman hadits sebelumnya. Wallaahu a’lam.
[6]     Tanbih !! Termasuk kesalahan imam adalah ketika ia memerintahkan makmum untuk menyeimbangkan antara shaff yang sebelah kanan dengan shaff sebelah kiri ketika ia melihat para jama’ah lebih memilih shaff sebelah kanan. Samahatusy-Syaikh ’Abdul-’Aziz bin Baaz mengatakan :
قد ثبت عن النبي  ما يدل على أن يمين كل صفّ ، أفضل من يساره ، ولا يشرع أن يقال للناس : [اعدلوا الصف] ولا حرج أن يكون يمين الصف أكثر ، حرصاً على تحصيل الفضل . أما ما ذكره بعضهم من حديث : ((مَنْ عمر مياسر الصفوف ، فله أجران)) فلا أعلم له أصلاً !! و الأظهر أنه موضوع ، وضعه بعض الكسالى الذين لا يحرصون على يمين الصف ، أو لا يسابقون إليه ، والله الهادي إلى سواء السبيل
”Telah tetap dari Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam yang menunjukkan bahwasannya shaff di sebelah kanan itu lebih afdlal (utama) dibandingkan sebelah kiri. Tidaklah disyari’atkan (bagi imam) untuk mengatakan kepada makmum : ”Seimbangkanlah shaff”. Tidaklah mengapa jika makmum yang berada di sebelah kanan shaff itu lebih banyak (dibandingkan sebelah kiri) karena menginginkan keutamaannya. Adapun yang disebutkan oleh sebagian orang tentang hadits : ”Barangsiapa yang mengisi shaff sebelah kiri, maka baginya dua pahala” . Aku tidak mengetahui darimana hadits ini berasal. Bahkan hadits itu adalah hadits palsu, yang dipalsukan oleh sebagian orang-orang yang malas yang tidak bersemangat atau bergegas mengisi shaff sebelah kanan. Hanya Allah sajalah yang menunjukkan jalan yang benar” [Al-Fataawaa 1/61].
[7]     Sebagai rujukan untuk muraja’ah, dapat dilihat kitab-kitab sebagai berikut : Al-Mughni(Ibnu Qudamah) 3/49, Nailul-Authar (Asy-Syaukani) 2/429, Asy-Syarhul-Mumti’(Al-‘Utsaimin), dan yang lainnya.
[8]     Hal ini berlaku pada shalat wajib dan shalat sunnah secara umum yang antara makmum dan imam sejenis (laki-laki semua atau wanita semua). Adapun jika imamnya laki-laki dan makmumnya wanita, maka posisinya tetap sebagaimana biasa, yaitu imam di depan dan makmum di belakang.
Kaifiyah ini dikecualikan untuk shalat jenazah berjama’ah. Imam tetap berada di depan makmum, berapapun jumlah makmum. Hal itu didasari oleh hadits ‘Abdullah bin Abi Thalhah disebutkan :
أن أبا طلحة دعا رسول الله صلى الله عليه وسلم إلى عمير بن أبي طلحة حين توفي فأتاه رسول الله صلى الله عليه وسلم فصلى عليه في منزلهم ، فتقدم رسول الله صلى الله عليه وسلم ، وكان أبو طلحة وراءه وأم سليم وراء أبي طلحة ، ولم يكن معهم غيرهم
“Bahwasannya Abu Thalhah pernah mengundang Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam mendatangi ‘Umair bin Abi Thalhah pada saat itu ia meninggal dunia. Lalu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam datang menshalatkannya di tempat tinggal mereka. Beliau shallallaahu ‘alaihi wasallam maju sedang Abu Thalhah di belakang beliau serta Ummu Sulaim di belakang Abu Thalhah. Dan tidak ada orang lain lagi bersama mereka” [HR. Hakim 1/365, Baihaqi 4/30 dan 31. Al-Hakim berkata : “Hadits ini shahih sesuai syarat Asy-Syaikhaan”. Pernyataan ini disepakati oleh Adz-Dzahabi. Akan tetapi perkataan Al-Hakim itu dibantah oleh Syaikh Al-Albani dalam Ahkaamul-Janaaiz yang mengatakan : Hadits itu shahih hanya berdasarkan syarat Muslim saja].